Siapa yang menentukan apa yang salah?
Presisa menjalankan 40+ pemeriksaan pada dokumen Anda. Pertanyaan yang wajar sebelum memakainya: aturan itu datang dari mana? Jawabannya bukan “dari AI”. Aturannya ditulis, ditinjau, dan diperbaiki orang yang bekerja di bidangnya.

Widuri Sofiani
HR & Industrial Relations Specialist
Industrial Relations, HR Management, Recruitment, dan Organizational Development. Menangani kebijakan sumber daya manusia, hubungan ketenagakerjaan, dan kepatuhan.

Tasya Vidi Putri
Legal Specialist
Magister Kenotariatan Universitas Indonesia dan Sarjana Hukum Universitas Trisakti. Tiga setengah tahun sebagai Legal Staff di perbankan syariah — menyusun legal opinion dan kontrak — dengan pengalaman corporate legal serta pemantauan persidangan.
Bagaimana aturan Presisa dirawat
Aturan tidak dibiarkan begitu saja setelah ditulis. Tiap temuan yang dilaporkan keliru oleh pengguna masuk ke catatan kurasi — tanpa isi dokumen, hanya jenis aturannya. Yang paling sering dibantah ditinjau ulang: apakah aturannya yang salah, atau kasusnya memang pengecualian yang wajar?
Perbaikan yang boleh diketik mesin secara otomatis melewati saringan paling ketat. Syaratnya bukan teknis saja — penggantinya harus pasti dan tidak bergantung konteks — melainkan juga keputusan kurator, bukan keputusan programmer.
Yang tidak kami klaim
- Kurator tidak meninjau dokumen Anda. Mereka merawat aturannya; dokumen Anda dibaca mesin, di memori, lalu dibuang. Tidak ada manusia yang melihat isinya — termasuk kami.
- Presisa bukan konsultan hukum dan halaman ini bukan nasihat hukum. Kami menandai ketidakcocokan dan hitungan; keputusan serta tafsirnya tetap milik Anda.
- Beberapa tabel acuan kami belum lengkap, dan itu kami tulis terang-terangan di tempat pemakaiannya — misalnya upah minimum yang baru mencakup sebagian provinsi.