Untuk in-house counsel & tim legal
Periksa kontrak sebelum diteken.
Satu pihak yang salah sebut di klausa sengketa, atau satu rujukan pasal yang menggantung, cukup untuk membuat kewajiban tak bisa ditegakkan. Unggah kontraknya: aturan pasti mencocokkan angka, terbilang, tanggal, dan rujukan antar-pasal, lalu pembaca AI membaca hal yang cuma kelihatan kalau kalimatnya dibaca utuh — pihak yang keliru, dua ketentuan yang bertentangan.
Coba pakai kontrak AndaMemeriksa gratis · tanpa daftar · dokumen tidak disimpan
Yang paling sering meleset di kontrak
Pihak di klausa sengketa bukan pihak perjanjian
Klausa penyelesaian perselisihan menyebut nama yang tidak ada di komparisi — sisa template kontrak lain. Ketahuan hanya kalau seluruh kontrak dibaca, bukan per kalimat.
Dua pasal yang bertentangan
Jangka waktu di Pasal 3 tidak cocok dengan rentang tanggal di Pasal 1; denda di dua pasal berbeda nilainya. Salah satunya pasti keliru.
Merujuk Pasal atau Lampiran yang tidak ada
“sebagaimana diatur dalam Pasal 12” padahal pasalnya berhenti di 10; “Lampiran B” yang tidak pernah dilampirkan. Rujukan menggantung yang membuat kewajiban tak bisa ditegakkan.
Istilah didefinisikan dua kali, atau dipakai tanpa definisi
“Barang” didefinisikan di dua tempat dengan cakupan berbeda, atau istilah berhuruf kapital yang dipakai tapi tak pernah didefinisikan. Sumber sengketa tafsir yang klasik.
Nilai tidak cocok dengan terbilangnya
Angka rupiah dan tulisan terbilangnya berbeda — di kontrak, sisi mana yang mengikat bisa jadi pertengkaran mahal. Dicek otomatis, termasuk tanggal.
Nama pihak berubah ejaan di tengah dokumen
PT yang sama ditulis dua ejaan berbeda, atau entitas lain yang terselip dari template. Ditandai, dengan usulan menyeragamkan ke satu ejaan yang benar.
Dua hal yang membuat pekerjaan legal beda
Pembaca kedua yang membaca antar-pasal
Aturan pasti mencocokkan angka dan rujukan; pembaca AI (Presisa Pro) membaca maksudnya. Pihak di klausa penyelesaian sengketa yang bukan pihak dalam perjanjian, jangka waktu yang tak cocok dengan rentang tanggalnya, kewajiban yang menggantung tanpa penanggung — hal-hal yang cuma ketahuan kalau kontraknya dibaca utuh. Setiap temuan berlabel perlu ditinjau, dengan usulan perbaikan yang tinggal Anda tinjau, ubah, lalu satu klik masuk dokumen final.
Bandingkan dua versi, tangkap yang berubah
Redline berjalan bolak-balik dan angka bisa berubah tanpa sengaja. Unggah versi lama dan versi baru: Presisa menandai apa yang berbeda dan mengecek silang nama, nilai, dan tanggal di antara keduanya — supaya perubahan yang tak diniatkan tidak lolos ke tanda tangan.
Siapa yang menentukan aturannya

Magister Kenotariatan Universitas Indonesia dan Sarjana Hukum Universitas Trisakti. Tiga setengah tahun sebagai Legal Staff di perbankan syariah — menyusun legal opinion dan kontrak — dengan pengalaman corporate legal serta pemantauan persidangan.
Pemeriksaan kontrak di Presisa dikurasi dari praktik, bukan dikarang mesin. Bagaimana aturan kami dirawat →
Yang perlu Anda tahu sebelum percaya
- Presisa bukan nasihat hukum. Kami menandai ketidakcocokan, rujukan yang menggantung, dan kesalahan mekanis — bukan strategi negosiasi atau kecukupan substansi kontrak. Tafsir dan keputusannya tetap milik Anda.
- Pembaca AI perlu ditinjau. Ia menangkap satu hal mahal yang aturan tak bisa lihat, tapi tidak selalu benar. Setiap temuannya berlabel perlu ditinjau — bukan vonis.
- Dokumen tidak pernah disimpan. Dibaca di memori, dibuang setelah selesai. Tidak ada arsip kontrak di sisi kami.